HUKUM & ETIKA
Vonis Kasus Pelanggaran HAM di Papua: Pengadilan Nasional atau Arena Politik Internasional?
17 Mei 2026
Jakarta
3 views
Vonis akhir dalam kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua menyisakan pertanyaan mendasar tentang kapasitas pengadilan nasional dalam mengadili kasus yang sarat dimensi internasional. Proses peradilan dianggap berjalan di bawah tekanan politik global, sehingga membuka ruang skeptisisme terhadap independensi lembaga peradilan. Di satu sisi, vonis yang dijatuhkan mencoba menegaskan komitmen negara terhadap norma hukum humaniter internasional. Namun, pada sisi lain, tidak ada satupun mekanisme transparansi yang mampu membuktikan bahwa proses ini benar-benar lepas dari intervensi kepentingan geopolitik. Pelanggaran HAM dalam konflik sering kali dipandang sebagai akibat dari kegagalan negara dalam menyeimbangkan pendekatan militer dan hukum. Kasus ini mengingatkan kita bahwa martabat hukum harus tetap menjadi standar utama, terlepas dari tekanan politik domestik maupun internasional. Tanpa keberanian untuk mengungkap fakta secara utuh dan memastikan akuntabilitas semua pihak, sistem hukum hanya akan menjadi alat legitimasi kekuasaan, bukan penjaga keadilan substantif.
ENTITAS TERDETEKSI
Lokasi: Papua