Sabtu, 13 Juni 2026
AREA
"Melangkah Dengan Nurani, Menegakkan Kebenaran"
OPINI & ANALISIS

Opini: Etika Penggunaan Autonomous Weapon Systems (AWS) dalam Doktrin Pertahanan Indonesia

Opini: Etika Penggunaan Autonomous Weapon Systems (AWS) dalam Doktrin Pertahanan Indonesia
Pengembangan dan akusisi Autonomous Weapon Systems (AWS) atau 'robot senjata' mulai masuk dalam wacana modernisasi alat utama sistem pertahanan Indonesia. Langkah ini harus disikapi dengan kritis, bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi terutama dari dimensi etika dan hukum humaniter. Prinsip fundamental hukum perang, seperti pembedaan antara kombatan dan sipil, proporsionalitas, dan precaution (tindakan pencegahan), dirancang untuk pertimbangan manusia yang memiliki kesadaran moral. Mendelegasikan keputusan hidup-mati kepada algoritma mesin adalah pelanggaran terhadap martabat hukum itu sendiri. AWS, dengan kemampuannya menyerang tanpa 'kontrol manusia yang bermakna', mengaburkan akuntabilitas dan berpotensi menyebabkan pelanggaran tak terhindarkan. Indonesia, sebagai negara yang sering memperjuangkan norma humaniter di forum internasional, harus memimpin dengan contoh. Alih-alih terburu-buru mengadopsi teknologi mematikan yang belum diatur secara global, politik pertahanan kita harus berpegang pada etika: keamanan nasional tidak boleh dicapai dengan mengorbankan prinsip kemanusiaan dan akuntabilitas yang menjadi fondasi hukum perang yang beradab.
ENTITAS TERDETEKSI
Lokasi: Indonesia